Selasa, 12 Juni 2012

Cinta...Cinta


Cinta seringkali melakukan keselarasan hidup. Bahkan kadang menjadi penyebab rusaknya kehidupan. Namun senantiasa cinta selalu membawa untuk memelihara dunia dalam kedamaian dan keabadiaan. Cinta yang disertai ketulusan adalah suatu cinta yang bebas dari api pengharapan tersembunyi. Cinta tidak mengenal ruang dan waktu. Cinta takkan mengenal kedalamannya sendiri sampai melewati saat perpisahan. Cinta kadang lebih kuat dari kematian. Kematian bukan dan tidak untuk memisahkan orang mencintai dari orang yang dicintai. Dan kematian bukanlah akhir perjalanan dari cinta. Bagi orang yang percaya akan cinta menekankan peran yang dimainkan Tuhan untuk menjaga ikatan dimana pasangan pemilik cinta tersebut, cinta akan kuat dari kematian karena cinta merupakan anugerah terindah dari Tuhan. Dan Tuhan selalu abadi. Cinta tak kenal batas wilayah, kultur, agama, ras, suku, dan ideologi. Cinta adalah sesuatu kekuatan yang tak terbatas, karena hanya dengan cinta kita akan membangun kesadaran universal. Cinta perlu disucikan, dibasuh dengan airmata akan murni dan indah selamanya. Untuk mencintai pasti menghendaki banyak pengorbanan diri. Saat kita mencintai maka pasti dan telah menerima kesusahan, kesempitan waktu, dan kekurangan dari orang yang kita cintai. Memang cinta perlu dibasuh airmata. Namun semua itu merupakan airmata kesusahan yang membahagiakan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar