Blog ini saya buat hanya untuk konsumsi pribadi dan tidak menutup untuk pihak lain membaca,mengutip dan lain-lain.Saya buat blog ini hanya untuk luangkan catatan catatan hidup saya saja...
Selasa, 12 Juni 2012
NASIHAT UNTUK WANITA
“Wahai puteriku, sesungguhnya engkau akan keluar dari tempat di mana engkau dibesarkan dan diasuh, menuju ke tempat tidur dan yang belum pernah engkau kenal sebelumnya dan teman hidup yang belum begitu dekat dengannya.
Jadilah engkau bumi baginya, niscaya dia akan menjadi langit bagimu.
Jadilah engkau hamparan tanah yang luas dan rata baginya, niscaya dia akan menjadi tiang bagimu.
Jadilah engkau budak baginya, niscaya dia juga kan menjadi budak bagimu.
Janganlah engkau menuntut banyak hal dan terus menerus, sehingga dia akan membencimu.
Janganlah engkau menjauh darinya, sebab dia akan melupakanmu.
Jika ia mendekatimu, maka dekatkanlah dirimu kepadanya. Dan jika dia menjauh darimu, maka menjauhlah engkau darinya.
Peliharalah hidung, telinga dan pandangannya, sehingga dia tidak akan mencium dari sesuatu melainkan aroma yang wangi, dan tidak mendengar ucapan darimu melainkan hal yang indah – indah, serta tidak melihat darimu melainkan hal – hal yang menyenangkan “.
“ Wahai puteriku, seandainya wasiat ini diwariskan untuk keutamaan dalam akhlak atau kemuliaan dalam keturunan, niscaya ia akan diwarisi dari dirimu. Tetapi wasiat ini sebagai peringatan bagi orang – orang yang lalai, dan sebagai bahan renungan bagi orang – orang yang berakal “.
“ Wahai puteriku, seandainya seorang wanita tidak butuh kepada suaminya karena kekayaan bapaknya, padahal seorang sangat membutuhkan seorang suami, niscaya engkau adalah orang yang paling tidak membutuhkannya. Tetapi katahuilah, wanita – wanita itu diciptakan untuk orang laki – laki, sebagaimana orang laki – laki diciptakan untuk wanita “.
“ Wahai puteriku, engkau sekarang telah meninggalkan udara di mana engkau dilahirkan, dan telah jauh dari tempat tinggal di mana engkau tumbuh besar, menuju dunia yang engkau belum mengetahuinya, dan mendapatkan seorang teman yang engkau belum mengetahuinya, dan belum pernah mengenalnya”.
Dengan memilikimu, dia akan menjadi raja bagimu, maka jadilah engkau hamba sahaya baginya sehingga dia akan menjadi hamba sahaya bagimu.
Peganglah olehmu sepuluh perangai, semoga menjadi bekal dan pengingat bagimu.
Pertama dan kedua, temanilah dia dengan penuh kepuasan, dan pergauilah dia dengan senantiasa mendengar dan mentaatinya. Karena sesunggunya dalam kepuasan itu terdapat ketenangan hati, dan dalam pendengaran serta ketaatan itu terletak ridha sang Illahi Rabbi.
Ketiga dan keempat, perhatikanlah penciumannya, sehingga dia selalu mencium bau yang harum dan wangi dari dirimu, dan perhatikanlah pandangannya sehingga dia tidak melihatmu sebagai suatu yang buruk. Sesungguhnya kelak merupakan sesuatu yang baik dari segala yang ada, sedangkan minyak wangi merupakan suatu yang paling harum yang dicari setiap orang.
Kelima dan keenam, perhatikanlah waktu makannya, dan janganlah engkau membuat kegaduhan pada saat dia sedang tidur. Karena sesungguhnya perihnya lapar menjadikan nafsu bergejolak, sedangkan kegaduhan yang mengganggu tidur menyebabkan kemurkaan.
Ketujuh dan kedelapan, jagalah hubungan baik dengan keluarganya dan hormati dan hargai Ibu dan Bapaknya serta saudara-saudaranya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar